ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Interaksi Peer, Channel dan Organizations Dalam Hyperledger Fabric

12/26/2019

Peer dan Channel

Meskipun pada bagian ini difokuskan pembahasannya lebih besar pada peer dan bukan tentang channel, namun ada baiknya kita menyisihkan waktu untuk memahami bagaimana peer-peer berinteraksi satu sama lainnya atau dengan aplikasi melalui channel. Channel ini menyediakan mekanisme suatu set komponen dalam jaringan blockchain dapat berkomunikasi dan bertransaksi secara private.
Komponen-komponen seperti peer node, node orderer dan aplikasi bergabung dalam channel. Komponen-komponen tersebut setuju untuk berkolaborasi untuk Bersama-sama berbagi dan mengelola salinan identic dari ledger yang terkait dengan channel. Secara konseptual, Anda dapat menganggap channel berupa sebuah grup. Seseorang mungkin memiliki beberapa grup pertemanan, dengan masing-masing grup memliki kegiatan yang berbeda. Jadi setiap grup memiliki entitasnya sendiri namun dengan menggunakan aturan (rules) yang sejenis.
Peer, Channel, Organizations
Channel memungkinkan sekelompok peer dan aplikasi tertentu untuk saling berkomunikasi dalam jaringan blockchain. Dalam contoh ini, aplikasi A dapat berkomunikasi langsung dengan peer P1 dan P2 menggunakan channel CH. Anda dapat menganggap channel sebagai jalur untuk komunikasi antara aplikasi tertentu dan peer.
Agung Panduan melihat channel tidak menggunakan cara yang sama seperti peer-peer lakukan. Namun channel lebih dianggap sebagai struktur logis yang dibentuk oleh kumpulan peer-peer fisik.

Peer dan Organizations

Setelah sebelumnya anda membaca dan memahami pada artikel sebelumnya tentang peer-peer dan hubungannya dengan ledger, chaincode dan channel. Anda dapat melihat dan memahami bagaimana banyak organizations berkumpul untuk membentuk jaringan blockchain.
Jaringan blockchain dikelola oleh sekumpulan organisasi dan bukan satu organisasi. Peer adalah sebagai pusat untuk bagaimana jaringan terdistribusi yang dibangun dan merupakan titik koneksi jaringan pada organisasi.
Peer, Channel, Organizations

Peer dalam jaringan blockchain dengan banyak organisasi. Jaringan blockchain dibentuk dari peer-peer yang dimiliki yang berasal dari berbagai organisasi. Dalam contoh ini, kita akan menunjukkan empat organisasi berkontribusi mengumpulkan 8 peer untuk membentuk jaringan. Channel CH menghubungkan 5 peer ini dalam jaringan N – P1, P3, P5, P7, dan P8. Peer-peer lain yang dimiliki oleh setiap organisasi ini berlum bergabung dengan channel tersebut tetapu biasanya bergabung dengan setidaknya satu channel lainnya. Aplikasi yang telah dikembangkan oleh organisasi tertentu akan terhubung ke anggota peer-peer yang ada pada organisasi mereka sendiri serta peer-peer dari organisasi yang berbeda.
Sangat penting bagi kita untuk memahami apa yang terjadi dalam pembentukan jaringan blockchain. Jaringan dibentuk dan dikelola oleh banyak organisasi yang berkontribusi menghasilkan resources untuk jaringan. Peer adalah resources yang kita bahas dalam topik ini, tetapi resources yang disediakan organisasi lebih dari sekedar peer.
Ada prinsip yang berlaku disini yaitu jaringan tidak akan ada tanpa organisasi yang menyumbangkan resourcesnya masing-masing ke jaringan kolektif. Selain itu, jaringan akan tumbuh dan menyusut berdasarkan resources yang disediakan oleh organisasi.
Anda dapat melihat bahwa selain ordering service tidak ada resources terpusat. Dalam contoh di atas, jaringan N tidak akan ada jika organisasi tidak menyediakan peer-peer mereka untuk dilibatkan dalam sebuah jaringan. Selain itu, jaringan tidak tergantung pada satu organisasi saja maksudnya jika organisasi lain bergabung dan organisasi yang sudah ada sebelumnya pergi maka jaringan tetap berjalan asalkan masih terdapat organisasi-organisasi lainnya. Ini adalah inti dari jaringan yang terdesentralisasi. 
Aplikasi dalam organisasi yang berbeda di atas mungkin tidak sama. Itu karena sepenuhnya tergantung pada bagaimana aplikasi memproses Salinan ledger pada peer yang ada pada masing-masing organisasi. Ini berarti logika aplikasi akan dapat bervariasi walaupun peer pada masing-masing organisasi meng-host data pada ledger yang sama persis.
Aplikasi dapat terhubung dengan peer yang ada pada organisasi tertentu atau dengan peer yang ada organisasi lainnya. Itu tergantung pada sifat interaksi ledger yang dibutuhkan. Untuk interaksi query ledger, aplikasi biasanya terhubung dengan peer yang masih satu organisasi. Untuk interaksi update pada ledger, kita akan lihat mengapa aplikasi perlu terhubung ke peer-peer yang mewakili setiap organisasi yang diperlukan untuk mendukung update ledger.
Share This :

0 Comments