ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00

BLANTERWISDOM105

Tiga Jenis atau Kategori Blockchain

12/01/2019
Teknologi blockchain memiliki jenis-jenis untuk diimplementasikan dalam kondisi yang diharapkan. Terdapat tiga jenis blockchain antara lain:
Tiga Kategori Blochain

Publik Blockchain

Blockchain publik adalah blockchain yang dapat diakses dan digunakan oleh siapa pun. Blockchain publik tidak dikendalikan oleh individu atau organisasi mana pun. Buku besar pada blockchain ini terbuka dan transparan. Namun, terdapat kelemahan pada blockchain publik, yaitu biaya operasi dan pemeliharaan yang besar, serta kecepatan transaksinya yang lambat. Contohnya penggunaannya adalah pada Bitcoin, Ethereum, dan Hyperledger.

Consortium Blockchain

Blockchain konsorsium merupakan gabungan dari blockchain publik dan privat, di mana tidak ada organisasi tunggal yang bertanggungjawab yang dapat menngendalikan jaringan melainkan beberapa node yang telah ditentukan sebelumnya. Node ini dapat memutuskan siapa saja yang dapat menjadi bagian dari jaringan dan siapa saja yang dapat menjadi penambang. Untuk validasi blok digunakan skema multisignature, di mana blok dianggap valid hanya jika ditandatangani oleh beberapa node tersebut. 
Salah satu contoh untuk konsorsium Blockchain adalah bahwa sepuluh lembaga keuangan menjalankan konsorsium Blockchain untuk penyelesaian sekuritas. Dari sepuluh lembaga itu, lima harus menandatangani setiap blok agar blok tersebut valid.

Private Blockchain : Permissioned

Blockchain Private dibentuk untuk memfasilitasi pertukaran data secara pribadi di antara sekelompok individu atau organisasi. Pengguna yang tidak dikenal tidak dapat mengakses jaringan blockchain ini tanpa undangan khusus. Blokchain ini dibuat tanpa mengorbankan aspek otoritas dari sistem terpusat. Contoh penggunaan Blockchain ini adalah implementasi supply chain.
Private Blockchain

Jadi, pada dasarnya, ada satu perbedaan besar antara yang Permissioned dan yang tidak Permissioned, yaitu, cara para peserta akan berinteraksi dengan jaringan. Sistem yang diizinkan juga dikenal memiliki batasan pada peserta konsensus, membuat jaringan yang diizinkan sangat terkonfigurasi dan dikendalikan oleh pemiliknya. Namun, ini bukan hal yang buruk, tetapi itu semua tentang membangun jaringan blockchain yang cocok.
sebenarnya ada 1 jenis private blockchain yaitu Semi-Private Blockchain di mana biasanya dijalankan oleh satu organisasi atau sekelompok individu yang memberikan akses ke pengguna mana pun, yang dapat menjadi konsumen langsung atau untuk tujuan organisasi internal. Jenis blockchain ini memiliki bagian publik yang terekspos kepada khalayak umum, yang terbuka untuk partisipasi oleh siapa saja.
Share This :

0 Comments